Inilahcom Menuju DKI 1

Moeldoko Nilai Perlu Penambahan Aparat di Daerah

RAY MUHAMMAD   Rabu, 14 Februari 2018 16:36 WIB
Moeldoko Nilai Perlu Penambahan Aparat di Daerah
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko - (Foto: Istimewa)
SHARE
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko enggan berspekulasi kasus intoleransi yang belakangan marak terjadi di tanah air terkait dengan Indonesia yang tengah memasuki tahun politik.

"Itu tergantung bagaimana kita mempersepsi. Kalau kejadiannya sebelumnya (tahun politik) mungkin enggak diitung kan, begitu. Sekarang karena kejadiannya berdekatan dengan Pilkada, maka semuanya itu selalu dihubungkan," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

Ia menambahkan, jika beragam insiden yang nenyangkut dengan intoleransi ini terjadi tiga bulan sebelum tahun politik, publik tak akan menyikapinya secara sensitif.

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI ini memastikan tetap akan berkomunikasi dengan aparat untuk terus memastikan situasi negara sepanjang tahun politik berjalan aman dan damaiZ

"Babinkamtibmas dan Babinsa itu mengikuti menit by menit, day by day itu termonitor dengan baik. Kalau tejradi sesuatu, mereka itulah yang memberikan respons dan lapor cepat. Itu sebenarnya sudah sangat bagus dalam konteks struktur bernegara itu sudah sangat bagus," paparnya.

Moeldoko pun menilai dalam mengamankan tahun politik, perlu ada penambahan jumlah aparat yang diterjunkan di daerah seperti Babinsa dan Babinkamtibmas.

"Itu memang persoalan yang dihadapi. Seperti babinkamtibmas dan babinsa itu bisa satu orang di lima desa. Babinkamtibmas juga saya pikir tdk semua desa terisi. Ini sebuah persoalan. Apalagi ditambah dengan transportasi yang terbatas dan seterusnya. Saya pikir itu (penambahan jumlah aparat) diantaranya," pungkasnya. [ton]