Inilahcom Menuju DKI 1

Jaga Elektabilitas, Jokowi Perlu Lakukan Ini

Kamis, 16 November 2017 20:39 WIB
Jaga Elektabilitas, Jokowi Perlu Lakukan Ini
Ketua Lingkar Madani Ray Rangkuti - (Foto: istimewa)
SHARE
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penetapan tersangka Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK, diprediksi tidak memengaruhi dukungan Partai Golkar ataupun menggerus elektabilitas Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Ketua Lingkar Madani Ray Rangkuti kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/11/2017). Dia bilang, ketegasan yang ditunjukkan Presiden Jokowi untuk tidak memberikan dukungan kepada tersangka korupsi, justru menjadi penilaian positif bagi publik.

"Presiden Jokowi harus mendukung penuh langkah yang dilakukan KPK dalam memberantas kasus-kasus korupsi tanpa tebang pilih. Setya Novanto merupakan salah satu figur saja di golkar tapi bukan berarti secara langsung bisa mempengaruhi dukungan partai tersebut kepada pemerintah," kata Ray.

Ray menjelaskan, ada beberapa hal yang mampu menggerus elektabilitas Jokowi di waktu mendatang. Salah satunya apabila Jokowi tidak tegas atau tebang pilih dalam pemberantasan korupsi.

"Dan seperti kita ketahui saat ini, Jokowi tidak memberikan dukungan kepada Setya Novanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Ray.

"Hal lainnya, apabila proyek infrastruktur yang sedang berjalan tidak diselesaikan atau mangkrak semua. Dan terakhir apabila Jokowi tidak segera memperbaiki kesenjangan ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat. Hal itulah yang mampu menurunkan elektabilitas Jokowi," katanya.

Ray menambahkan, pengesahan Perppu Pembubaran Ormas yang disetujui Jokowi, beberapa waktu lalu, tidak akan menggerus elektabilitasnya.

Adanya penolakan penetapan Perppu justru semakin membuat terang benderang kelompok atau partai apa saja yang jelas-jelas tidak akan memberikan dukungan kepada Jokowi di periode mendatang.

"Hal ini justru malah semakin jelas dan terlihat siapa saja kelompok yang tidak akan memberikan dukungan kepada Jokowi di periode mendatang. Selain hal itu saya rasa belum ada yang mampu menggerus elektabilitas Jokowi," katanya.

Sementara pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno mengatakan, pengesahan perppu ormas itu merupakan niat baik dari pemerintah untuk menertibkan ormas yang radikal dan tidak sesuai dengan pancasila.

"Dan hal itu sebaiknya jangan lagi dibuat opini yang kontrapoduktif. Karena tujuan dari pemerintah itu lebih kepada keinginan jangka panjang bahwa negara ini lebih 'bersih' dari paham yang berbau radikal atau ekstrim," tutupnya. [rok]