Inilahcom Menuju DKI 1

Anies-Sandi Bakal Duduk Bareng KPK

Kamis, 5 Oktober 2017 12:44 WIB
Anies-Sandi Bakal Duduk Bareng KPK
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno - (Foto: inilahcom)
SHARE
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim Komunikasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno membantah kalau pasangan Anies-Sandi sengaja tidak datang ke acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya tidak bisa datang karena menghadiri kegiatan lain yang diagendakan sejak lama.

Tim Komunikasi Anies-Sandi Naufal Firman Yursak mengatakan, pihaknya menerima undangan dari Pemprov DKI Jakarta mengenai MoU Komitmen Pencegahan Korupsi dengan KPK itu baru sehari sebelumnya. Sementara itu, agenda Anies-Sandi sudah disusun dari lama. "Jadi baik Pak Anies maupun Pak Sandi harus menghadiri agenda lain terlebih dahulu," ujarnya, Rabu (4/10/2017).

Naufal menyebut, pasangan Anies-Sandi sangat mendukung pemberantasan korupsi. Hal itu bahkan terlihat sejak masih masa kampanye. Pasangan Anies-Sandi selalu paling pertama melaporkan penggunaan dana kampanye. Bahkan disampaikan dengan terbuka. "Karena Anies-Sandi sama-sama mengutamakan transparansi," ujar dia lagi.

Anies, lanjut Naufal, memang dari dulu selalu menjunjung tinggi transparansi. Hal itu terlihat dari Anies yang menjadi Ketua Komite Etik KPK. Ketika menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dua tahun berturut-turut Kemendikbud mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Pemprov DKI saja selama empat tahun berturut-turut mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP)," tegasnya.

Semasa kampanye, pasangan Anies-Sandi juga selalu menggaungkan pemerintah yang transparan. Sebab, Anies-Sandi ingin agar Pemprov DKI bisa menjalankan pemerintahan yang bersih. Dan kuncinya adalah transparansi.

Gubernur Djarot Saiful Hidayat, lanjut Naufal, memang harus membuat MoU karena dia baru dilantik usai menggantikan Basuki Tjahaja Purnama. Anies-Sandi juga akan duduk bareng KPK untuk melawan korupsi di Pemprov DKI Jakarta. "Anies-Sandi juga memastikan akan melaksanakan MoU dengan KPK ketika menjabat nanti," tambahnya.

Permintaan dari Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan agar Anies-Sandi melanjutkan sistem e-budgeting juga pasti akan ditindaklanjuti. "Anies-Sandi akan dukung dan lanjutkan," ucapnya. [*]