Inilahcom Menuju DKI 1

Gus Nuril: Saya Pilih Djarot daripada Ahok

WILLI NAFIE   Jumat, 17 Maret 2017 22:01 WIB
Gus Nuril: Saya Pilih Djarot daripada Ahok
Gus Nuril - (Foto: istimewa)
SHARE
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang Pilkada putaran kedua Pilkada DKI 2017, isu tolak pemimpin kafir mulai memanas. Bahkan, hingga penyebaran spanduk penolakan mensolatkan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Beranjak dari kondisi tersebut, Gus Nuril mengimbau seluruh warga Jakarta agar tidak terpancing dengan isu-isu dalam Pilkada. Mengingat, hal tersebut berpotensi memicu perseteruan antar umat beragama.

"Takutnya nanti kata orang-orang yang anti Habib Rizieq, kafir itu adalah singkatan 'kangen Firza', jadi kalau kita dikatain kafir jangan ge'er dulu, kita sekarang sudah tahu kan arti kafir itu apa," cletuk Gus Nuril saat diskusi kebangsaan bertema "Islam dan Permasalah Kebangsaan Saat ini", di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Bahkan, lanjut Panglima Patriot Garuda Nusantara itu mengaku lebih memilih pemimpin muslim di Pilkada DKI Jakarta. Namun, pilihan itu jatuh pada sosok Djarot Saiful Hidayat.

"Saya disuruh untuk pilih Ahok tapi saya tidak mau, saya hanya memilih pemimpin Islam. Jadi saya coblos Djarotnya terus dia orang juga orang Jawa," tuturnya.

Gus Nuril juga mengaku tidak mempedulikan kelompok atau ormas Islam yang mengecap dirinya sebagai Kyai Pendeta. Sebab, dia mempercayai bahwa penilaian itu hanya dari Allah SWT.

"Saya dicap kiyai pendeta, tapi saya tidak pedulikan karena penilaian hanya dari Allah saja," pungkasnya.[jat]